Rabu, 30 September 2020

Musim Hujan Segera Tiba, Lakukan 9 Langkah Antisipasi Terjangkit DBD

Mitrapost.com – Badan Metereologi, Klimatoloki, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim penghujan bakal tiba Oktober mendatang. Di beberapa wilayah Indonesia mulai diguyur hujan akhir September ini.

Kehadiran musim hujan pada umumnya dibarengi dengan beberapa ancaman penyakit, salah satunya adalah demam berdarah dengue. (DBD).

Baca juga: Ini 6 Tujuan Adanya Raperda CSR di Pati

DBD adalah salah satu penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue. Penderitanya bisa mengalami perdarahan hebat bisa bisa sebabkan kematian bila tidak ditangani dengan benar.

Pencegahan dini yang dilakukan sendiri di rumah adalah upaya yang paling efektif mencegah penyakit ini menginfeksi kamu dan orang-orang tersayang di rumah. Mengingat pandemik COVID-19 masih berlangsung, tentu kita tak mau dibuat makin khawatir dengan ancaman DBD.

Maka dari itu, lebih baik kita bentengi diri dengan melakukan beberapa langkah pencegahan. Simak berbagai caranya di bawah ini.

Baca juga: Jangan Dibuang, Gunakan Air Cucian Beras Untuk Perawatan Wajah

  1. Tidak menggantung dan menumpuk pakaian terlalu lama


Baju yang digantung dan menumpuk adalah tempat favorit nyamuk untuk hinggap, karena mereka menyukai aroma tubuh manusia, lho. Mulai dari sekarang, hilangkan kebiasaan buruk menggantung dan menumpuk pakaian agar kamu dan keluarga terbebas dari DBD.

  1. Kuras bak mandi sekali seminggu


Bak mandi yang tidak rutin dikuras bisa menjadi tempat kesukaan nyamuk Aedes aegypti betina untuk bertelur, lalu menempelkan telurnya di dinding bak mandi yang berisi air.

Setelah 2-3 hari, telur akan menetas menjadi larva dan hidup di dalam bak. Siklus nyamuk hingga mencapai dewasa membutuhkan waktu selama 8-10 hari dalam suhu ruangan.

Dengan rutin menguras bak mandi sekali seminggu, kamu dapat memutus rantai kehidupan nyamuk, sehingga mereka tidak berkembang biak di dalam bak mandimu.

Baca juga: Kaya Lemak Baik, Segudang Manfaat Alpukat Bagi Ibu Hamil

  1. Bersihkan juga wadah penampungan air lainnya


Selain bak mandi, wadah lain yang dapat menampung air juga perlu dibersihkan. Perabot rumah seperti baskom, ember, gelas, pot bunga, dan sebagainya akan menjadi sarang yang nyaman bagi nyamuk apabila tergenang air.

Jangan biarkan ada wadah yang terbuka dan berisi air. Tutup rapat apabila telah digunakan serta buang wadah yang telah usang dan rusak agar tidak tergenang air.

Baca juga: 5 Manfaat Liburan Untuk Kesahatan Mental

  1. Lindungi diri dengan losion atau krim anti nyamuk


Losion atau krim anti nyamuk bisa digunakan untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk, terlebih jika bepergian ke luar rumah.

Pakai losion yang terbuat dari bahan yang aromanya terbukti dibenci nyamuk, seperti serai, lavender, lemon, geranium, dan peppermint.

Oleskan secukupnya pada bagian tubuh yang kemungkinan lebih mungkin digigit nyamuk, dan gunakan rutin apabila hendak ke luar rumah dan sebelum tidur.

Baca juga: Manfaat Rebung yang Patut Kamu Ketahui

  1. Berpakaian tertutup saat ke luar rumah


Jika hendak bepergian, hal yang perlu kamu perhatikan selain menggunakan losion anti nyamuk yaitu menggunakan pakaian yang tertutup. Gunakanlah pakaian panjang yang menutupi seluruh bagian tubuh yang rentan terkena gigitan nyamuk.

  1. Pasang kasa dan kelambu nyamuk


Nyamuk DBD masuk ke dalam rumah melalui setiap lubang, bahkan ventilasi yang ada di dinding rumah. Maka dari itu, pasanglah kasa di setiap lubang atau ventilasi yang memungkinkan nyamuk masuk.

Bila perlu, pasang juga kelambu di kamar tidur untuk melindungi kamu dari gigitan nyamuk saat terlelap.

Baca juga: Video : Telang, Tumbuhan Liar menjadi Minuman Kaya Manfaat

  1. Cegah dengan fogging


Fogging adalah cara pencegahan DBD skala besar dengan menyemprotkan obat nyamuk di wilayah yang lebih luas, seperti pekarangan rumah, permukiman, dan sebagainya. Penyemprotan ini biasanya dilakukan apabila kasus DBD semakin meningkat atau pada saat memasuki musim pancaroba.

Obat fogging mengandung zat kimia insektisida yang dikeluarkan dalam bentuk asap. Asap yang dikeluarkan bisa dapat dengan cepat menyebar ke pelosok ruangan, yang terbukti dapat membunuh nyamuk dewasa bahkan jentik nyamuk.

Apabila kamu hendak melakukan fogging, jangan lupa lindungi diri dengan menggunakan masker agar asapnya tidak terhirup dan membahayakan kesehatan.

Baca juga: Perlu Diketahui, Inilah Manfaat Kayu Manis

  1. Pangkas tanaman di pekarangan rumah


Pekarangan yang hijau dengan tanaman lebat nan rindang akan membuat rumah menjadi tampak asri dan lebih indah. Namun, dibalik lebatnya tanaman di pekarangan rumah, ternyata tersembunyi nyamuk-nyamuk yang terus berkembang biak.

Oleh karena itu, rutinlah memangkas dan merawat tanaman apabila telah rimbun dan lebat, agar nyamuk DBD tidak memilihnya menjadi tempat tinggal.

  1. Percantik rumah dengan tanaman anti nyamuk alami


Selain memperindah rumahmu, tanaman hias anti nyamuk akan melindungimu dan keluarga dari serangan nyamuk DBD. Beberapa di antaranya adalah serai, lavender, geranium, zodia, dan masih banyak lagi.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati

Selasa, 29 September 2020

Hari Jantung Sedunia, Jaga Kesehatan Jantung dengan Konsumsi Makanan Berikut Ini

Mitrapost.com – Tepat hari ini, Selasa (29/9/2020) masyarakat dunia memperingati Hari Jantung Sedunia.

Perayaan Hari Jantung Sedunia dapat menjadi refleksi bagi kita untuk lebih peduli dengan kesehatan jantung. Jantung memiliki peran besar dalam tubuh manusia. Oleh karenanya, kita perlu memperhatikan risiko yang dapat menyerang kesehatan jantung dengan menjaga pola makan yang sehat.

Baca juga: Peduli Lingkungan, Pengusaha Kain Ini Manfaatkan Warna Alam

Banyak makanan yang menyehatkan bagi jantung. Berikut ini beberapa rekomendasi makanan yang dapat memelihara kesehatan jantung.

  1. Buah beri


Buah beri di antaranya stroberi, blackberry, raspberi, dan blueberry. Buah-buahan ini mengandung molekul antioksidan, seperti antosianin yang dapat melawan inflamasi dan tekanan oksidatif pemicu penyakit jantung.

Baca juga: Manfaat Rebung yang Patut Kamu Ketahui

Selain itu, sebuah penelitian yang dimuat di jurnal Nutrition Research menemukan, rutin meminum jus stroberi dapat menurunkan kadar kolesterol jahat. Studi ini dilakukan dengan melibatkan 27 orang dewasa yang menderita sindrom metabolik (kombinasi dari berbagai gangguan medis yang meningkatkan risiko penyakit jantung).

  1. Apel merah


Apel merah memiliki kandungan kuersetin yang merupakan agen inflamasi dan dapat mencegah gumpalan darah. Selain memiliki kuersetin, apel juga mengandung jenis serat yang larut dalam air, sehingga dapat menurunkan kolesterol jahat. Tak sampai di situ, senyawa polifenol pada apel, flavonoid epikatekin, berpotensi menurunkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu kondisi yang juga dapat memicu risiko penyakit jantung.

  1. Alpukat


Buah dengan kulit berwarna hijau ini mengandung lemak tak jenuh tunggal, yang tergolong sebagai jenis lemak baik. Lemak tak jenuh merupakan jenis lemak yang disarankan untuk mencukupi kebutuhan lemak kita. Selain itu, lemak tak jenuh tunggal juga dapat menurunkan kolesterol jahat, yang juga dapat memicu penyakit jantung dan stroke.

Baca juga: Mempunyai Kandungan Kaya Nutrisi, Beragam Manfaat Tauge Bagi Kesehatan

  1. Ikan berlemak baik


Ikan makerel, salmon, sarden dan tuna merupakan kelompok ikan, yang mengandung asam omega 3. Omega 3 merupakan sejenis lemak yang sangat baik untuk kesehatan jantung.

Ilmuwan juga membuktikan, mengonsumsi ikan dalam jangka panjang, dipercaya mampu menurunkan berbagai faktor risiko penyakit jantung. Misalnya, tekanan darah, kadar trigliserida, dan kolesterol.

  1. Cokelat hitam


Cokelat hitam Tak hanya buah dan sayuran yang menjadi makanan untuk kesehatan jantung. Cokelat hitam, yang mungkin menjadi kegemaran hampir semua orang, juga dapat melindungi jantung.

Baca juga: Perlu Diketahui, Inilah Manfaat Kayu Manis

Salah satu senyawa dalam cokelat hitam, yakni flavonoid, memiliki sifat antioksidan, untuk meningkatkan kualitas kesehatan jantung. Berbagai studi telah membuktikan khasiat coklat hitam, seperti menurunkan risiko penyakit jantung coroner, serta mengurangi plak pada pembuluh darah. Tentunya, manfaat ini didapatkan jika kita tidak mengonsumsinya berlebihan. Pilihlah cokelat hitam berkualitas tinggi, yang mengandung setidaknya 70% kakao.

  1. Tomat


Buah tomat kaya dengan likopen, yaitu pigmen alami tumbuhan yang juga berperan sebagai molekul antioksidan. Selain itu, para ilmuwan juga menemukan bahwa buah sayur ini juga dapat menurunkan penyakit jantung, penyakit stroke, serta meningkatkan kolesterol baik di tubuh.

Baca juga: Petik Manfaat Buah Kiwi Bagi Kesehatan

  1. Bawang Putih


Bawang putih tidak hanya membantu menyedapkan masakan. Selama berabad-abad, tanaman ini sudah dikenal memiliki khasiat medis. Salah satu kandungan bawang putih yang menyehatkan adalah alicin.

Dalam sebuah studi yang dimuat di Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences, ditemukan bahwa bawang putih membantu menurunkan tekanan darah.

Baca juga: Tips Memotong Bawang Agar Peroleh Manfaat yang Maksimal

Studi lain yang dirilis dalam Nutrition Reviews juga membuktikan, bawang putih dapat mengurangi kadar kolesterol total dan kolesterol jahat.

Itulah makanan yang dapat menyehatkan jantung kita. Tentunya untuk mendapatkan tubuh sehat perlu mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang dengan menu yang bervariasi.

Selain makanan di atas, kita juga bisa menjaga kesehatan dengan menghindari merokok, tidak mengonsumsi alkohol, dan juga melakukan olahraga secara teratur.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati

Senin, 28 September 2020

Ketahui Cara Merawat Janda Bolong, Tanaman Unik dengan Harga Selangit

Mitrapost.com – Akhir-akhir ini, janda bolong tengah naik daun di kalangan pecinta tanaman hias. Memuliki bentuk yang unik, tanaman satu ini juga memiliki nilai yang fantasis hingga ratusan juta.

Varietas baru dari janda bolong ini mendapatkan harga fantastis karena warnanya yang unik, yakni warna kuning dan hijau yang ada dalam satu daun. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk membeli tanaman janda bolong ini, sebaiknya kenali dulu cara merawatnya.

Baca juga: Tips Mengelola Keuangan Bagi Kaum Milenial di Era Pandemi

Tanaman janda bolong yang termasuk monstera ini asalnya dari Amerika Tengah dan Selatan dan biasanya ditanam sebagai tanaman hias. Janda bolong mudah tumbuh dan hidup merambat seperti di tiang atau teralis. Ini termasuk tanaman tropis. Ukuran tanamannya saat dewasa bisa mencapai 60 kaki.

Tanaman janda bolong memiliki kecenderungan seperti sulur untuk memanjat. Sehingga, dibutuhkan penyangga baik dari kayu atau besi agar tanaman bisa tegak. Di alam liar, tanaman ini biasanya ditemukan merambat pada pohon yang berdampingan.

Baca juga: Tips Merawat Rambut Agar Terhindar Dari Kerusakan Bercabang  

Janda bolong tidak memiliki penyakit atau masalah hama yang serius. Seperti kebanyakan tanaman hias, 'musuh' janda bolong adalah kutu daun, kutu putih, thrips, sisik, tungga, atau laba-laba. Untuk mengatasi itu bisa menggunakan sabun insektisida. Ini merupakan larutan tidak beracun terbaik untuk mengatasi hama tersebut.

Tempat terbaik untuk tanaman ini adalah di bawah sinar matahari tidak langsung. Jika sinar matahari langsung tidak dapat dihindari, batasi pemaparan hanya pada dua hingga tiga jam sinar matahari pagi.

Baca juga: Tips Memotong Bawang Agar Peroleh Manfaat yang Maksimal

Tanaman ini tumbuh paling baik pada pot tanah berbasis gambut dalam pot yang memiliki lubang drainase yang besar. Gambut membantu menahan kelembapan di dalam tanah tanpa membuatnya tergenang air. Untuk pertumbuhan yang kuat, targetkan pH tanah sebesar 5,5 hingga 7,0.

Sebelum Anda menyirami tanaman janda bolong, lakukan uji coba dulu. Tusukkan jari ke dalam tanah untuk melihat seberapa basah atau keringnya tanah tersebut. Jika tanah hampir kering, sirami. Jangan biarkan tanah mengering seluruhnya.

Baca juga: Tips Buat Smoothie Hijau Sehat dan Enak di Rumah

Tanaman ini paling baik ditanam di konservatori atau rumah kaca, karena kelembapan, suhu, dan cahaya dimaksimalkan. Ini adalah tanaman hutan pedalaman yang tumbuh subur pada kelembapan yang sangat tinggi.

Kelembapan biasanya terjadi selama musim hujan. Semakin mirip kondisi alam yang Anda buat menyerupai habitat aslinya, semakin baik. Anda bisa menaruh tanaman ini di kamar mandi atau dapur yang terang, sehingga lembap dan hangat.

Baca juga: Tips Agar Tidur Lebih Berkualitas

Selain itu, Anda juga bisa meletakkan humidifier di dekat tanaman untuk menjaga kelembapan udara. Jaga agar tanaman tetap di atas 15,5 celcius jika memungkinkan. Anda bisa memindahkan tanaman ke luar di musim panas.

Setelah Anda membuat pot atau menanam kembali tanaman, jangan memupuk dalam empat hingga enam bulan, jika Anda menggunakan tanah pot tanaman hias pada umumnya. Itu karena tanah gambut tidak menguraikan pupuk dengan cepat.

Baca juga: Jaga Daya Tahan Tubuh Si Kecil Agar Tetap Aktif dengan Tips Ini

Banyak petani yang menggunakan pot gantung, sehingga jarang membutuhkan pengepotan ulang. Pengepotan ulang bisa dilakukan setiap tahun sesuai kebutuhan. Segarkan tanahnya setiap tahun. Kegagalan menyimpannya di tanah bergizi akan merugikan tanaman ini. Untuk memperbanyak tanaman janda bolong paling baik menggunakan stek batang.

Tanam stek di media tanam dan jaga agar tetap hangat dan terlindungi sampai muncul pertumbuhan baru. Perlu waktu hingga stek baru tumbuh akarnya, jadi bersabarlah dan simpan di tempat yang lembap dan hangat. Banyak tukang kebun memilih untuk membungkus stek mereka dengan kantong untuk menutup kelembapan dan meningkatkan peluang bertahan hidup.

Baca juga: Tips Bersihkan Masker Kain untuk Mencegah Terjangkit Corona

Stek juga bisa dilakukan root hanya dengan memasukkan ujungnya ke dalam air selama beberapa minggu. Setelah jaringan akar muncul, tanam stek di tanah pot. Toksisitas Tanaman ini cukup beracun bagi kucing dan anjing karena kalsium oksalatnya tidak larut. Hal tersebut dapat menyebabkan pembengkakan, muntah, atau rasa terbakar pada hewan peliharaan.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati

Selasa, 22 September 2020

Terlalu Lama Tidur Bisa Sebabkan Sakit Kepala Hingga Penyakit Jantung

Mitrapost.com Salah satu cara untuk me-recharge tubuh kita adalah dengan mengistirahatkan tubuh atau tidur. Sejumlah orang juga menganggap tidur dengan waktu yang lama bisa mengusir lelah. Namun rupanya, tidur terlalu lama justri bisa berefek buruk pada kesehatan tubuh loh.

Waktu ideal untuk tidur bagi orang dewasa adalah antara 7-9 jam. Sedangkan seseorang dikatakan tidur terlalu lama jika ia memiliki waktu tidur lebih dari kebutuhan tidur idealnya.

Selain itu, tidur terlalu lama ditandai dengan sering kesulitan untuk bangun di pagi hari, sering mengantuk saat beraktivitas, atau tetap merasa mengantuk setelah tidur siang.

Kebiasaan ini jika dibiarkan terlalu lama dan menjadi kebiasaan justru dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan.

Baca juga: Hati-hati Ancaman Penyakit Kronis Akibat Kurang Tidur

Nah, berikut ini efek samping tidur terlalu lama seperti dikutip dari Alodokter:

Sakit kepala


Sering tidur terlalu lama pada siang hari sehingga sulit tidur pada malam hari, berisiko membuat Anda mengalami sakit kepala pada keesokan harinya. Hal ini terjadi karena tidur terlalu lama dapat memengaruhi kerja senyawa kimia di otak (neurotransmitter) seperti serotonin.

Ketika kinerja zat tersebut terganggu, aktivitas saraf di otak akan bermasalah sehingga berisiko menyebabkan sakit kepala.

Beberapa studi menunjukkan bahwa risiko terjadinya penyakit jantung dapat meningkat pada orang yang sering tidur berlebihan atau kurang tidur.

Penyebab terjadinya hal ini belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, gangguan tidur diketahui dapat membuat metabolisme dan kinerja organ tubuh menjadi bermasalah. Kondisi ini dapat memperberat kerja jantung dan meningkatkan risiko terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah jantung.

Obesitas


Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang biasa tidur lebih lama atau lebih dari 9–10 jam pada malam hari berisiko tinggi mengalami obesitas dibandingkan dengan orang-orang dengan jam tidur yang normal. Hal serupa juga dapat terjadi pada kondisi kurang tidur.

Baca juga: Doa Memohon Ampunan kepada Allah

Diabetes


Gangguan tidur, baik tidur terlalu lama atau terlalu singkat, dapat meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering tidur terlalu lama atau kurang tidur, lebih berisiko untuk mengalami gangguan metabolisme dan hormon, salah satunya insulin .

Hal inilah yang membuat gangguan tidur berlebihan atau kurang tidur dapat menyebabkan seseorang lebih berisiko terkena diabetes.

Penyakit jantung


Beberapa studi menunjukkan bahwa risiko terjadinya penyakit jantung dapat meningkat pada orang yang sering tidur berlebihan atau kurang tidur.

Meskipun penyebab terjadinya hal ini belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, gangguan tidur diketahui dapat membuat metabolisme dan kinerja organ tubuh menjadi bermasalah. Kondisi ini dapat memperberat kerja jantung dan meningkatkan risiko terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah jantung. (*)

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

Senin, 21 September 2020

Semarak Acara Deklarasi Kijang+62 Chapter Kedu dan Salatiga

Semarang, Mitrapost.com - Setidaknya 150 orang pemilik mobil Toyota Kijang beserta keluarga yang tergabung dalam komunitas Kijang+62, berkumpul di Taman Wisata Kopeng (TWK), Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Minggu (20/9/2020). Mereka bersuka ria menghadiri deklarasi dan peluncuran terbentuknya Kijang+62 Chapter Kedu Raya dan Ganesha Salatiga.

Sebelum berkumpul di Kopeng, mereka singgah di lereng Gunung Telomoyo untuk foto bersama dengan latar belakang pemandangan nan indah. Setelahnya, perjalanan dilanjutkan ke Taman Wisata Kopeng (TWK).

Baca juga: Kunjungi Semarang, Anggota DPR RI Ini Dibuat Kaget

Di tempat ini, peserta melakukan deklarasi dengan mengusung tema "Wayahe Angon Kijang". Dua tumpeng disiapkan kemudian dibagikan kepada peserta. Acara berlangsung gayeng penuh keakraban dan keguyuban. Untuk memeriahkan acara, panitia menyiapkan permainan yang diikuti semua kalangan baik anak-anak hingga orang dewasa. Ratusan hadiah pun dibagikan.

Meski berkumpul, peserta tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Di antaranya, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan cairan hand sanitizer.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Menjaga Netralitas, Bawaslu Gelar Sosialisasi Kepada Lurah se-Kota Semarang

Ketua panitia, Ludi Muji Hariyanto mengatakan, acara deklarasi ini sebagai tanda penggemar mobil Kijang semakin banyak. Situasi dan kondisi pandemi menjadikan kegiatan tidak bisa berlangsung lama. Tak lupa, peserta mematuhi protokol kesehatan.

"Acara ini sebagai bentuk perwujudan keakraban dan kebersamaan sesama penggemar mobil Kijang. Kami berharap kerukunan dan keguyuban seperti ini, akan muncul ide yang bermanfaat dan kreatif. Semisal bakti sosial untuk masyarakat. Apalagi saat ini semua kena dampak dari pandemi covid," ujarnya.

Baca juga: Pengadilan Tipikor Semarang Terima Berkas Tiga Tersangka Kasus Suap Kepegawaian PDAM Kudus

Ludi berharap kegiatan seperti ini bisa menambah keakraban dan persaudaraan.

"Kami bersyukur bisa berkumpul dengan tetap mengikuti aturan protokol kesehatan," ucapnya.

Ketua Kijang+62 Semarang, Anugrah Nur menambahkan, Kijang+62 baru berusia setahun. Meski seumur jagung, namun banyak pemilik mobil Kijang suka rela bergabung. Saat ini setidaknya tercatat 65 anggota. Selain di Jawa Tengah, anggota Kijang+62 juga ada di Jakarta, Bogor, dan beberapa wilayah di Jawa Barat. Bahkan ada pula yang berasal dari luar Jawa.

Baca juga: Tetap Jalan dengan Tema ‘Kuno, Kini, Nanti’, Gelaran FKL Semarang Dikemas Secara Virtual

"Ke depan diharapkan bisa bertambah lagi seiring berdirinya cabang-cabang di berbagai daerah. Ada banyak komunitas penggemar mobil Kijang. Kami menamakan Kijang+62 agar mudah diingat. Tujuannya sebagai wahana silaturahmi, satu visi dan  mengedepankan semangat kekeluargaan," kata pria yang akrab disapa Nur ini.

Acara ini juga dimeriahkan oleh komunitas Kijang lain seperti Sedulur Kijang Pati (Skip), Toyota Kijang Rover Club Indonesia (TKRCI) Semarang, Toyota Kijang Super Community Indonesia (TKSCI) Semarang dan Ungaran, Komunitas Penggemar Kijang (KPK) Boja, Gerombolan Mobil Sedulur Kijang (Germosk), Kijang Nation Semarang, Kijang Indonesia Society (KIS) Salatiga dan Keduraya. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati

Kamis, 17 September 2020

Tak Hanya Menyehatkan, 6 Makanan Ini Ampuh Meredam Stres

Mitrapost.com – Jangan anggap sepele, stres kronis dapat meningkatkan peradangan di tubuh hingga berdampak pada kondisi mood, pola makan, hingga kesehatan tubuh.

Meredakan stres dapat dilakukan melalui asupan makanan yan masuk ke dalam tubuh. Hal ini terjadi karena hormon kortisol yang menyebabkan stress dapat diredam lewat makanan yang kaya kandungan lemak omega-3 hingga vitamin B.

Baca juga: Rasakan Beragam Manfaat Berjalan Tanpa Alas Kaki

Berikut ini makanan yang bisa kamu konsumsi untuk meredakan stress yang dialami.

  1. Kacang


Selain kaya serat, lemak, dan protein, kacang juga kaya akan vitamin B, yang bisa redakan stres. Kalium dalam kacang juga membantu menjaga tekanan darah.

  1. Oatmel


Tidak semua karbohidrat buruk untuk Anda. Faktanya, karbohidrat baik untuk tubuh, otak, dan pembentukan neurotransmitter serotonin yang membuat kita merasa nyaman. Apa saja contoh karbohidratnya? Biji-bijian utuh (seperti oatmeal) memiliki serat yang dicerna dengan lambat sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula, tidak seperti karbohidrat sederhana.

Baca juga: Kaya Lemak Baik, Segudang Manfaat Alpukat Bagi Ibu Hamil

  1. Salmon


Menurut penelitian, salmon mengandung lemak omega-3, yang membantu mengurangi kecemasan hingga stres. Kurangi konsumsi daging olahan seperti sosis, lebih baik makan ikan dua kali seminggu untuk mengelola tingkat stres Anda.

  1. Cokelat Hitam


Sesuai penelitian, dark chocolate atau cokelat hitam membantu mengurangi stres. Pilih cokelat dengan 70 persen kakao.

Baca juga: Kacang Merah Kaya Serat dan Manfaat Bagi Kesehatan

  1. Teh Herbal


Pilih teh herbal daripada alkohol. Telah diamati bahwa peminum teh memiliki tingkat kortisol yang lebih rendah, yaitu hormon stres. Teh herbal bebas kafein. Sebab kafein bisa memicu kecemasan dan mengganggu tidur. Jadi, secangkir teh herbal bisa membuat Anda merasa lebih baik jika Anda sedang stres.

  1. Yoghurt


Yoghurt adalah pilihan yang lebih baik daripada keju karena kaya akan probiotik dan baik untuk bakteri usus Anda. Anda akan terkejut mengetahui bahwa 50 persen dopamin dan 95 persen serotonin (bahan kimia penambah suasana hati) diproduksi di usus Anda. Sumber probiotik umum lainnya termasuk kimchi dan kombucha.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati

Padatnya Jadwal Meeting Virtual Bisa Mengguncang Kesehatan Mental

Mitrapost.com – Akibat pandemi Covid-19, banyak kegiatan tatap muka beralih ke virtual. Jika dulu ketika rapat dilakukan di ruangan yang diikuti banyak orang, saat ini Anda hanya perlu membuka laptop maupun ponsel untuk mengaktifkan aplikasi meeting virtual.

Meski berhadapan di depan layar, banyak orang saling berlomba untuk tampil menarik tak peduli jika kanan kirinya berantakan. Tak jarang panggilan video bisa membuat orang jadi merasa tak nyaman dengan wajahnya. Beruntung kalau Anda bisa mematikan kamera saat rapat, tapi ada beberapa juga yang mengharuskan untuk memperlihatkan wajah.

Baca juga: Tips Mengelola Keuangan Bagi Kaum Milenial di Era Pandemi

Apa yang kini dianggap sebagai cara baru untuk berinteraksi dengan orang lain secara online ini secara tak langsung sudah memengaruhi cara seseorang melihat dan mengkritik diri sendiri. Bahkan ketika digunakan secara berlebihan, konferensi video dapat memicu dampak yang merusak bagi kesehatan mental dan citra tubuh seseorang.

Menurut Dr Martina Paglia, psikolog di The International Psychology Clinic dikutip dari CNNIndonesia, pada era ini komunikasi melalui platform sosial lebih sering terjadi daripada bertemu langsung, yang saat ini sudah langka. Itu memang datang dengan kelebihannya, tetapi itu juga telah menyebabkan paradoks kesepian, kecemasan, depresi, kebencian dan narsisme yang terkait langsung dengan penggunaan media sosial yang berlebihan.

Baca juga: Tips Kelola Keuangan Secara Ideal Ketika Single

Dalam kondisi saat ini, konferensi video yang bagi banyak orang menjadi fitur konstan dalam kehidupan kerja justru menambah masalah.

Pertemuan tatap muka adalah mekanisme penting untuk komunikasi dan menjaga lingkungan yang sehat. Ini cara yang bagus untuk memperkenalkan perasaan, emosi, sikap, gerak tubuh, dan postur kita secara non-verbal. Namun pada rapat virtual, kami perlu melakukan lebih banyak upaya untuk tetap aktif.

Baca juga: Tips Merawat Rambut Agar Terhindar Dari Kerusakan Bercabang  

Ini mungkin terdengar sepele, tetapi energi yang dibutuhkan untuk menjaga momentum tetap berjalan di ruang virtual yang penuh dengan gangguan, kegagalan teknologi, dan kelambatan dapat membuat kita merasa terkuras.

Dalam pertemuan kehidupan nyata, keheningan adalah alat yang sangat baik karena menciptakan ritme dan ketenangan yang alami. Dalam pertemuan virtual, itu membuat kami cemas dan marah. Kami keluar zona dan merasa orang lain kurang ramah dan fokus.

Baca juga: Tips Buat Smoothie Hijau Sehat dan Enak di Rumah

Jika Anda mengalami hal ini dan membiarkannya maka penggunaan media sosial dan platform konferensi yang berlebihan dapat merusak tingkat produktivitas kita, membuat kita kehilangan fokus dan menurunkan mood kita.

Memiliki kepala yang menatap diri sendiri untuk waktu yang lama bisa jadi tidak menyenangkan. Untuk menghilangkan kebosanan kita bisa lebih fokus pada memperbaiki rambut, riasan dan pakaian kita daripada terlalu fokus pada rapat. Karena ketika Anda merasa percaya diri maka Anda akan jadi lebih produktif dan juga efisien dalam bekerja.

Tak dipungkiri, melihat wajah kita bercahaya di sudut layar bisa membuat kita lebih sadar diri, tapi juga, lebih kritis.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati

Dispertan Ajak Peternak Ayam Layer Perbaiki Manajemen Pemeliharaan

Pati, Mitrapost.com – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati berupaya meningkatkan efisiensi pemeliharaan ternak ayam layer bersama para...