Pati, Mitrapost.com – Seiring dengan menjamurnya transaksi dengan uang elektronik, Lazismu Kabupaten Pati memanfaatkan aplikasi pembayaran zakat dan infaq secara digital. Metode ini digadang-gadang memudahkan pihak muzakki dalam berzakat, dan munfiq dalam berinfak.
Direktur Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Pati Bukhori Muslim mengatakan, aplikasi pembayaran digital ini memaksimalkan penggunaan QRIS.
QRIS atau quick response code Indonesia standard adalah standarisasi pembayaran menggunakan barcode. Sistem ini dikembangkan oleh industri sistem pembayaran yang bekerjasama dengan Bank Indonesia.
"Sudah, Lazismu Pati suda memakai fasilitas QRIS dalam penghimpunan zakat dan infaq sehingga sangat membantu para muzakki dan munfiq untuk membayarkan ZIS nya," ungkap Bukhori belum lama ini.
Baca juga: Lafal Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri dan Diwakilkan
Bagi masyarakat yang ingin berzakat atau berinfak dapat memanfaatkan E-wallet atau dompet digital seperti Gopay, Link Aja, Ovo, Dana dan lain lain, cukup dengan memindai gambar barcode, langsung bisa berdonasi.
Kode barcode bisa diakses pada flyer dan banner Lazismu Pati. Barcode ini juga dalam waktu dekat akan dipasang di website resmi Lazismu Pati.
"Sementara ini kita baru flayer mas, karena websitenya lumayan baru. Ini proses penataan dulu, dan QRIS akan kita masukkan di website," ujar Bukhori.
Kendati demikian Bukhori mengaku pembayaran zakat secara konvensional masih mendominasi pada pelayanan Lazismu Pati.
"Konteks zakat mal mayoritas membayar dalam bentuk uang baik cash atau transfer. Konteks zakat fitri perkembangan saat ini masih sama yaitu ada yang membayarkan dengan uang ada juga dengan beras. Kalau di kantor daerah mayoritas dalam bentuk uang," ujar Bukhori.
Baca juga: Penerima, Waktu, dan Besaran Zakat Fitrah
Dana dari zakat, infak, dan shodaqoh selanjutnya akan disalurkan kepada golongan-golongan penerima. Baik dalam bentuk bahan konsumsi maupun dalam bentuk program produktif seperti beasiswa pendidikan, suntikan modal UMKM, dan dukungan kesehatan.
"Selain dalam bentuk konsumtif yang rutin kita tasarufkan untuk mustahiq yang sudah tidak produktif. Lazismu Pati tahun 2021 mulai meningkatkan pentasarufan zakat ke dalam program yang lebih produktif. Baik ekonomi (UMKM), pendidikan (beasiswa), dan kesehatan. (*)
Baca juga: Pemkab Blora Wajibkan ASN Zakat dari Gaji Pokok
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Ulfa PS
[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=69dzxvbnyms[/embedyt]
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Dispertan Ajak Peternak Ayam Layer Perbaiki Manajemen Pemeliharaan
Pati, Mitrapost.com – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati berupaya meningkatkan efisiensi pemeliharaan ternak ayam layer bersama para...
-
Pati, Mitrapost.com - Guna memelihara kebugaran serta kemampuan fisik para prajurit, Kodim 0718/Pati menyelenggarakan tes kesamaptaan jasma...
-
Pati, Mitrapost.com – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati melakukan kunjungan ke Kelompok Tani Ternak Ngudi Barokah dan Kelompok Tan...
-
Pati, Mitrapost.com - Bupati Kabupaten Pati, Haryanto mengatakan banyak anak yang jadi yatim lantaran pandemi Coronavirus Disease atau Covi...
[…] Baca juga: Uang Elektronik Kian Populer, Lazismu Pati Canangkan Zakat dan Infak Digital […]
BalasHapus