Banyak pengguna jalan yang mengeluhkan kondisi ruas jalan tersebut. Karena jalan tersebut menjadi jalur utama bagi warga Desa Maitan, Desa Pakis, Desa Purwokerto, dan Desa Beketel dalam melakukan kegiatan ekonomi.
Menurut salah satu pengguna jalan, kondisi jalan tersebut sudah cukup lama. Ia mengatakan kurang lebih kondisi ini bertahan 1 (satu) sampai dengan 2 (dua) tahun.
Baca juga: Video : Perbaikan Ruas Jalan Depan Pasar Kayen Dilaksanakan Setelah Lebaran
Riyan yang merupakan salah satu pengguna jalan asal Desa Maitan mengutarakan bahwa kondisi aktivitas warga terganggu akibat jalan rusak. Terkhusus untuk dirinya yang notabene warga desa setempat.
“Sedikit banyak mengganggu aktivitas pekerjaan saya yang sebagai sopir truk. Pastinya jalan tersebut merupakan bagian dari sarana untuk menghubungkan jalur dua kecamatan yang menjadi jalur tempat saya beroperasi,” ungkapnya kepada Mitrapost.com, Rabu (5/5/2021).
Ia mengaku terakhir kali melewati jalur tersebut pada tanggal 30 April 2021 ketika ia sedang melakukan operasi.
Baca juga: Operasional Posko Penanganan Covid-19 di Semarang Berjalan Baik
Untuk informasi, kondisi kerusakan ruas jalan tersebut terdapat banyak lubang yang bisa membahayakan pengguna jalan. Selain itu, jalan dipenuhi sejumlah bebatuan yang tergeletak tak beraturan.
“Untung gak musim hujan. Sandaikan musim hujan datang, akan saya pastikan kena banjir bandang,” ujar Riyan saat diwawancarai Mitrapost.com.
Ia berharap pemerintah bergerak cepat untuk memperbaiki kerusakan ruas jalan tersebut agar pengguna jalan lebih aman dan nyaman kala melintas. (*)
Baca juga:
- Jalan Gabus-Winong Rusak, Warga Khawatirkan Potensi Kecelakaan
- Eks Menteri Sosial, Juliari akan Jalani Sidang Kasus Korupsi Bansos
- Video : Gelar Simulasi PTM, Sekolah di Pati akan Jalani Swab
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=7ayidjB48X4[/embedyt]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar